Jumat, 17 Februari 2012

MAKALAH MEMBACA


MEMBACA CEPAT DAN EFEKTIF





Penyusun      : Andi Suandi
                    












i
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT karena dengan rahmat dan hidayahnya saya dapat menyelesaikan fiper ini.fiper ini dapat selesai karena adanya usaha yang keras dan sungguh-sungguh dalam mengerjakan feper ini.
Salah satu wujud tersusunnya makalah ini dan menyelesaikan dengan berbagai macam bentuk halangan, gangguan dan persoalan yang datang, dari analisis dasar yang diformulasikan secara sederhana sekaligus praktis sehingga pekerjaan pembuatan  fiper ini dapat di selesaikan dengan waktu yang relatif cepat dan singkat.

Terima kasih kepada:

  1. Universitas wiralodra, berkat ijinya saya dapat menyusun fiper ini mengenai Membaca Cepat dan Efektif
  2. Ibu Widarsih S.pd karena dengan bimbingannya saya dapat menyusun dan dapat menyelesaikan fiper ini
  3. Teman-teman kelas 2A dan semua pihak yang terkait dalam pembuatan fiper ini

Akhirnya hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa, segala puji di panjatkan atas segala karunia, rahmat serta hidayah-nya sehingga fiper ini dapat tersusun dengan cukup baik. Harapan saya, semoga saya dan teman-teman mahasiswa menjadi terlatih dan terbiasa dalam menganalisa membuat fiper dan sekaligus mampu menyelesaikan secara tuntas.
Terlepas dari keyakinan kuat yang saya miliki sebagai mahluk yang lemah saya tetap menanti kritik dan saran dari bapak/ibu dosen dan teman-teman semuanya demi meningkatkan kualitas dalam diri saya untuk belajar membuat fiper yang lebih baik lagi.
 Demikian prakata dari saya, kurang lebihnya saya mohon maaf.
Terima kasih.











Indramayu, Juni 2010





ii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR……………………………………………………………..  i
DAFTAR ISI………………………………………………………………………  ii

BAB I             PENDAHULUAN
1.1. A. Latar Brelakang………………………………………….      1
1.2. B. Tujuan……………………………………………………     1
1.3. C. Idfentifikasi Masalah…………………………………….       1
1.4. D. Pembatasan Masalah…………………………………….      2

BAB II                        PEMBAHASAN
                        MEMBACA CEPAT DAN EFAKTIF
A.    Deskriptif……………………………………………………      3
B.     Tujuan Khusus………………………………………………      4
C.     Sumber Data…………………………………………………     4
D.    Isi……………………………………………………………      5
2.1. Dua teknik dasar dalam membaca…………………………         5
2.2. Manfaat membaca cepat……………………………………      11
2.3. 6 Tips membaca lebih cepat………………………………..       12
2.4. Meningkatkan kecepatan dan keefektifan membaca……….         13
2.5. Metode mengembangkan kecepatan membaca…………….        14
2.6. Teknik Membaca Cepat…………………………………....       15
2.7. Modal Membaca…………………………………………....      16
2.8. Meningkatkan Sikap Kritis Dalam Membaca………………        17

BAB III          PENUTUP
                        Kesimpilan………………………………………………………      18
                        Saran…………………………………………………………….      18
                        Daftar Pustaka…………………………………………………..      19







BAB I
Pendahuluan

1.1. A. Latar Belakang

Mengapa kita dituntut untuk menjadi pembaca yang cepat dan efektif? Pertama yang perlu diingat ialah bahwa pembaca itu adalah sebuah proses yang  kompleks dan rumit. Kompleks artinya dalam proses membaca terlihat berbagai faktor internal dan faktor eksternal pembaca. Faktor internal dapat berupa intelegensi (IQ), minat, sikap, bakat, motifasi, tujuan membaca, dan sebagainya. Faktor eksternal bisa dalam bentuk saran membaca, teks bacaan (sederhana-berat, mudah-sulit), faktor lingkungan, atau faktor latar belakang sosial ekonomi, kebiasaan, dan tradisi membaca.
Sebuah contoh, mengapa dalam proses membaca melibatkan factor intelektual (IQ), karena membaca hakikatnya adalah proses berpikir. Menurut seorang ahli membaca yang bernama Edward L. thorndike, Reading as Thingking dan Reading as Reasoning. Artinya, bahwa proses membaca itu sebenarnya tak ubahnya dengan proses ketika seseorang sedang berpikir dan bernalar. Dalam proses membaca ini terlibat aspek-aspek berpikir seperti mengingat, memahami, mebeda-bedakan, membandingkan, menemukan, menganalisis,mengorganisasi,dan pada akhirnya merupakan apa-apa yan terkandung dalam bacaan

1.2. B. Tujuan

Tujuan yang ingin di capai dalam pembuatan fiper mengenai membaca cepat dan efektif adalah agar:
1.3.Adanya korelasi yang tinggi antara minat terhadap bacaan dan kemampuan membacanya.
1.4.Seseorang yang mempunyai minat dan perhatian yang tinggi terhadap bacaan tertentu, dapat dipastikan akan memperoleh pemehaman yang lebih baik terhadap topic bacaan tersebut.
1.5.Meningkatkan kemampuan seseorang dalam melakukan membaca dalam suatu bacaan atau topic.
1.6.Membaca untuk tujuan mencari informasi tertentu secara tepat.
1.7.Ingin mengetahui isi keseluruhan sebuah buku secara cepat dan menyeluruh, sementara waktu yang tersedia sangat terbatas.

1.3. C.Identifikasi Masalah

Dalam hal ini penulis mengidentifikasi masalah penelitian sebagai berikut:
1. Pengetian membaca cepat dan efektif.
2. Pembahasan atau analisis data di peroleh dari buku-buku dan media internet.



1

1.4. D Pembatasan Masalah

Pembatasan masalah dalam pembuatan fiper ini yaitu hanya dalam unsur-unsur bagaimana cara seorang guru atau dosen memberikan pengajaran bagaimana cara mengajarkan membaca cepat dan efektif. Dengan demikian

2

BAB II
PEMBAHASAN
MEMBACA CEPAT DAN EFEKTIF
  1. Deskriptif
Apakah Anda tahu, apa yang dimaksud dengan membaca cepat dan efektif? Ya, membaca cepat dan efektif bukan berarti asal membaca cepat saja, sehingga begitu selesai membaca tak ada yang diingat dan dipahami. Dua hal pokok yang harus Anda camkan dalam membaca cepat adalah tingkat kecepatan dan persentase pemahaman bacaan yang tinggi.
Anda dikatakan sebagai pembaca cepat yang baik bila mampu mengatur irama kecepatan membaca sesuai dengan tujuan, kebutuhan, dan keadaan bahan yang dibaca, serta dapat menjawab sekurang-kurangnya 60 persen dari bahan yang Anda baca. Untuk tingkat pemula, kecepatan membaca Anda diharapkan dapat mencapai 120-150 kpm (kata per menit). Kecepatan tersebut diupayakan terus meningkat seiring dengan latihan membaca cepat yang Anda lakukan. Kecepatan membaca yang Anda lakukan pasti tidak monoton/konstan. Artinya, pada saat membaca bagian yang tidak Anda perlukan kecepatan harus terus melaju, tetapi pada bagian yang Anda butuhkan kecepatan membaca dikurangi.
Kecepatan membaca harus diimbangi dengan pemahaman terhadap bacaan tersebut. Anda sebagai pembaca yang efektif dan kritis harus mampu menemukan bagianpenting dari bahan bacaan tersebut secara cepat. Dan sebaliknya, Anda harus membiarkan, bahkan melewati bagian yang kurang penting bila memang tidak diperlukan.
Pada umumnya, setiap baris dalam bacaan terdiri dari 8 – 12 kata yang terdiri atas satuan frasa dan klausa. Bila Anda membaca dan mengartikannya kata demi kata pada setiap baris. Maka diperlukan waktu baca yang lama. Selain itu, pemahaman Anda terhadap bacaan pun akan terganggu karena tidak memperhatikan makna kata dalam konteks kalimat.
Bila demikian yang Anda lakukan, maka Anda termasuk pembaca yang buruk.Bila Anda pembaca yang efektif maka Anda hanya akan melihat satuan-satuan pikiran pada setiap baris dalam bacaan, yaitu yang berupa frasa, klausa, atau kata-kata kunci. Karena bagian yang dilihat dari setiap baris bacaan hanya sedikit maka perpindahan gerak mata akan cepat, dan akhirnya Anda pun dapat membaca lebih cepat.



3
B. Tujuan Khusus
Tujuan khusus dalam membaca cepat adalah sebagai berikut:
1. Memperoleh kesan umum dari suatu buku, artikel, atau tulisan singkat.
2. Menemukan hal tertentu dari suatu bahan bacaan.
3. Menemukan/menempatkan bahan yang diperlukan dalam perpustakaan.
C. Sumber Data
Sumber data yang digunakan dalam penyusunan fiper ini adalah dengan menggunakan studi pustaka dan media internet, yaitu dengan teknik pengumpulan data-data dengan menggunakan referensi dan buku-buku sebagai landasan teoritis mengenai fiper yang akan di selesaikan dan diserahkan kepada dosen pembimbing. Untuk memenuhi syarat kelulusan Ujian Akhir Semester.



4
D. Isi
2.1. Teknik dasar dalam membaca cepat yakni:
  • Menangkap dan mengenali kata
  • Mempercepat gerakan mata

1. Menangkap dan mengenali kata

Dalam proses membaca, mata bertindak sebagai indra yang menangkap kata-kata dalam bahan bacaan. Kata-kata tersebut kemudian dikirim ke otak untuk dikenali sebagai sebuah kosa kata, kelompok kata, maupun pemahaman sebuah kalimat. Ternyata otak manusia mampu memproses kata-kata dengan baik bahkan ketika urutannya dibolak-balik. Coba Anda simak teks berikut:
Kmaemuapn mbecmaa cpeat trkeiat eart dngean kmaemuapn mngelnaei ktaa. Mnuasia mngenelai breabgai ktaa lweat bkuu dan tlisaun ynag dbiacaayn. Ktaa-ktaa tbuesret dsimiapn dlaam mmorei oatk dan aakn dinalkei lbeih cpeat ktikea dtemuikan kmblaei pdaa baahn baacan ynag brau.
Libeh habet lgai tnyatera uturan ktaa tdiak tlaleru ptineng aslaakn psoisi hruuf preatma dan trekahir tdiak bruebah. Adna hnaya ckuup mngelnaei hruuf preatma dan trekahir tdai kmeduian dnegan kmemapaun laur baisa aakn mngeanilnya sbegaai sbeauh ktaa spereti ynag Adna bcaa skeranag. Ini mneuurt rsiet ynag prenah dlikaukan Uinvertisas Cmabrigde, Ingrigs.
Sekarang bandingkan dengan teks aslinya
Kemampuan membaca cepat terkait erat dengan kemampuan mengenali kata. Manusia mengenali berbagai kata lewat buku dan tulisan yang dibacanya. Kata-kata tersebut disimpan dalam memori otak dan akan dikenali lebih cepat ketika ditemukan kembali pada bahan bacaan yang baru.
Lebih hebat lagi ternyata urutan kata tidak terlalu penting asalkan posisi huruf pertama dan terakhir tidak berubah. Anda hanya cukup mengenali huruf pertama dan terakhir tadi kemudian dengan kemampuan luar biasa akan mengenalinya sebagai sebuah kata seperti yang Anda baca sekarang. Ini menurut riset yang pernah dilakukan Universitas Cambridge, Inggris. Apa yang Anda rasakan ketika membaca kedua teks tadi? Kebanyakan orang tidak akan mengalami kesulitan berarti untuk membaca teks pertama. Mungkin kecepatannya akan lebih lambat karena teks tersebut dibolak-balik. Walaupun demikian teks tersebut masih cukup mudah dibaca dan dikenali sebagai kosa kata yang telah kita kenali sebelumnya.

5
Tulisan yang dibolak-balik tadi sekaligus menjadi bukti bahwa Anda mampu membacanya. Inilah prinsip yang akan kita gunakan dalam membaca cepat yakni mengenali kata demi kata dengan kecepatan tinggi sehingga Anda bisa terus berpindah ke kata berikutnya sambil membangun pemahaman dan konteks bahan bacaan. Dalam membaca cepat kemampuan mengenali kata adalah dasar. Ketika Anda melihat sekumpulan huruf lewat mata dan mengirimkan ke otak, maka akan ada proses pengenalan terhadap kata-kata tersebut terlebih jika Anda pernah mengenal kosa kata tersebut sebelumnya. Itu mengapa orang yang rajin membaca memiliki kecepatan yang relatif lebih cepat dibandingkan orang yang jarang baca karena kekayaan kosa kata yang telah dimiliki sebelumnya. Dalam teknik membaca cepat, kita akan melatih kecepatan mengenali berbagai kosa kata tersebut.
Berikut latihan yang dapat Anda lakukan. Coba lihat tulisan pada kolom pertama (paling kiri) kemudian temukan kata yang sama pada 4 kolom berikutnya. Lakukan proses ini dengan cepat dan sekali lirik. Semakin cepat dan akurat Anda mengenalinya berarti semakin cepat pula kemampuan asosiasi Anda terhadap kata-kata tersebut.

a. Latihan mengenali kata

latihan_kata
Lakukan latihan tersebut dengan cepat. Rasakan mata Anda berpindah cepat dari kolom acuan ke kolom yang harus ditemukan.

6

b. Latihan mengenali kelompok kata

Latihan kedua adalah mengenali kelompok kata (frasa). Anda telah mengenal kata-kata ini sebelumnya. Sama seperti latihan sebelumnya lakukan dengan cepat untuk menemukan frasa yang sama pada kolom pertama di ketiga kolom lainnya.
latihan_frasa
Latihlah kedua hal di atas sampai Anda dapat mengenali dengan cepat sebuah kata dan kelompok kata (frasa). Dengan demikian, ketika proses membaca cepat dilakukan, pengenalan kata tidak tertinggal. Ibarat seorang pembalap, meskipun berkendara dengan kecepatan tinggi, Anda tetap awas atas apa-apa yang ada di depan, kiri dan kanan.

2. Latihan Mempercepat Gerakan Mata

Setelah Anda melatih kecepatan mengenali kata dengan akurat, sekarang kita akan mulai berlatih mempercepat gerakan mata. Dalam proses membaca seseorang melakukannya dengan menangkap kata per kata atau bahkan suku kata per suku kata.
Perhatikan contoh berikut. Inilah yang biasanya dilakukan banyak orang ketika membaca.
fiksasi-1b
Tidak hanya itu kadangkala proses membaca bisa menjadi jauh lebih lambat jika ada proses mengeja per suku kata. Ini yang biasanya dilakukan ketika seorang anak mulai belajar membaca.



7
fiksasi-3
Dalam membaca cepat kita akan melatih menangkap dua, tiga, empat atau bahkan lima kata sekaligus sehingga mempercepat proses pembacaan.
fiksasi-2b
Ini adalah yang saya lakukan ketika berlatih membaca cepat sekitar tahun 1997 dulu. Caranya adalah dengan membuat garis lurus vertikal di buku atau bahan bacaan. Dengan demikian, keseluruhan teks akan terbagi menjadi beberapa bagian. Cara ini baik dipakai untuk melatih membiasakan mata melihat sekelompok kata sekaligus.
Perhatikan contoh tulisan berikut yang diberi garis putus-putus sehingga membaginya menjadi empat kelompok. tulisan_4_fiksasi
8
Sumber: Republika, Rabu, 28 April 2004
Penulis: Yuswohady, Chief of Corporate & Strategy Practice MarkPlus&Co
Cara membacanya adalah paksakan mata Anda mengikuti kelompok yang dibuat oleh garis tadi. Dengan demikian, ketika pada baris pertama, Anda akan membaca kata “fenomena pria” sekaligus pada kolom pertama, kata “metroseksual yang kini” pada kolom kedua, kata “melanda seluruh dunia” pada kolom ketiga, dan kata “termasuk di kota-kota” pada kolom keempat. Lakukan hal yang sama pada baris-baris berikutnya.
Dengan cara ini, Anda akan memaksa mata melihat kelompok kata sesuai lebar garis yang Anda tentukan. Lakukan pergerakan tersebut dengan berirama sampai Anda terbiasa dengan pola 4 kali melihat dalam satu baris. Selanjutnya jika Anda sudah merasa mantap, jangkauan bisa diperlebar dengan melihat 3 kali dalam satu baris. Lakukan terus menerus sampai Anda dapat membaca dengan pola seperti itu tanpa perlu dibantu garis.
Sampai nantinya Anda bisa melakukannya dalam 2 kali lihat per baris atau bahkan beberapa orang bisa membacanya cukup 1 kali lihat perbaris. Cukup menantang bukan?
Contoh berikut ini mirip seperti tadi, bedanya tulisan dibagi dalam tiga kelompok saja. Artinya Anda harus mampu menangkap lebih banyak kata sekaligus dalam setiap kali pergerakan mata. tulisan_3_fiksasi
Sumber: Republika, Rabu, 23 April 2003
Penulis: Mamang Pratidina

9
Semakin Anda konsisten melakukan latihan tersebut, maka secara bertahap Anda juga telah melatih otot-otot mata untuk bergerak dengan cepat dan teratur. Hal ini secara perlahan akan meningkatkan kecepatan baca sampai Anda menemukan kecepatan yang dirasakan pas.
Dalam kesempatan berikutnya,  akan menjelaskan cara-cara melatih pergerakan mata ini agar bergerak lebih cepat, teratur dan berima. Dengan demikian proses pembacaan cepat akan menjadi lebih alami dengan tingkat pemahaman yang tinggi.
Berkaitan dengan membaca cepat, ada beberapa tujuan dan manfaat yang Anda peroleh.
1. Mengenali topik bacaan. Jika Anda pergi ke toko buku atau perpustakaan. Anda ingin mengetahui apa yang dibahas dalam buku yang Anda pilih. Untuk keperluan tersebut, Anda melakukan membaca cepat beberapa menit (browsing) untuk melihat bahan yang dibaca. Sekedar untuk mengetahui isi bacaan. Hal ini juga dapat dilakukan ketika akan memilih artikel di majalah dan surat kabar(kliping).
2. Mengetahui pendapat orang (opini). Di sini Anda sudah mengetahui topic yang dibahas, selanjutnya Anda ingin mengetahui pendapat penulis itu terhadap masalah yang dibahas. Untuk itu, Anda tinggal membaca tulisan yang ada di tajuk surat kabar tersebut. Anda cukup membaca paragraf pertama atau akhir yang biasanya memuat kesimpulan yang dibuat oleh penulisnya (redaksi).
3. Mendapatkan bagian penting yang diperluan. Anda perlu melihat semua bahan bacaan itu untuk melihat ide yang bagus, tetapi tidak perlu membaca setiap kata, kalimat, bahkan alinea secara lengkap.
4. Mengetahui organisasi penulisan. Dengan teknik membaca cepat maka dapat segera mengetahui urutan ide pokok dan cara semua materi disusun dalam kesatuan pikiran, serta mencari hubungan antarbagian dalam bacaan itu.
5. Melakukan penyegaran atas apa yang pernah dibaca. Misalnya dalam mempersiapkan ujian atau sebelum menyampaikan ceramah.

10

2.2.  Manfaat membaca cepat sebagai berikut.
1. Untuk mencari informasi yang kita perlukan dari sebuah bacaan secara cepat dan efektif.
2. Dalam waktu yang singkat dapat menelusuri bahan halaman buku atau bacaan.
3. Tidak banyak waktu yang terbuang karena tidak perlu memperhatikan atau membaca bagian yang tidak kita perlukan.

11
2.3. 6. TIPS Membaca Lebih Cepat


TIPS 1
Tinggalkan cara mebaca dengan lisan (100-300 wpm), lakukanlah dengan hati

TIPS 2
Gunakan pengetahuan bahasa Indonesia Anda, seperti pola kalimat, logika berpikir, kata perangkai kalimat, dan kata kunci (keywords), sebaliknya hindari kata-kata tugas karena tidak penting untuk pemahaman. Cara ini menghemat 10-50 % kata-kata yang tidak penting.

TIPS 3
Gunakan gerakan mata, bukan gerakan kepala secara efektif untuk menghemat waktu beberapa detik lagi.

TIPS 4
Terapkan pengetahuan membaca yang Anda dapat, pertama previewing, scanning, dan skimming.

TIPS 5
Biasakan diri dengan deadline waktu. Adanya tekanan waktu (time pressure) akan membantu Anda untuk lebih konsentrasi pada materi bacaan.

TIPS 6
. Jika kelima Tips di atas tidak berhasil membantu Anda secara drastis, mulailah memacu tingkat pembacaan Anda dengan mengunakan alat. Gunakan jari anda dengan cara memindahkan dari kiri ke kanan secara cepat per baris. Cara ini efektif kalau Anda ingin menghendaki per baris, jika tidak langkaui dari atas ke bawah menurut keyword atau kalimat topik. Cara ini umumnya menaikkan kecepatan baca hingga 400-800 wpm. Jika Anda puas, cara terbaik membaca adalah dengan mata dan otak (konsentrasi), bukan dengan lisan (bicara), gerakan kepala, atau memakai jari. Slogan yang perlu diingat: "Bacalah ide pada teks, bukan kata-kata”.


12
Pada umumnya orang tak sadar dengan masalah membacanya, kebanyakan orang puas dengan kondisi kemampuan membacanya, baik dalam kecepatan maupun dalam tinkat pemahamannya, padahal secara teoritis kecepatan dan pemahaman terhadap bacaan itu dapat ditingkatkan dua atau tiga kali seseorang mau meningkatkannya. Ada beberapa masalah dan hambatan yang umum terjadi pada setiap orang. Masalah tersebut antara lain:
    1. Rendahnya tingkat kecepatan membaca
    2. Minimnya pemahaman yang diperoleh
    3. Kurangnya minat baca
    4. Minimnya pengetahuan tentang cara membaca yang cepat dan efektif
    5. Adanya gangguan-gangguan fisik yang secara tak sadar menghambat kecepatan membaca

2.4.    Meningkatkan Kecepatan dan Keefektifan membaca

Ada kecendrungan anggapan bahwa seorang pembaca lambat itu berhubungan dengan kecerdasannya. Tidak selalu demikian, seorang pembaca yang lambat, barangkali hanya tidak tahu bagaimana cara membaca cepat, sehingga apa yang dilakukannya tidak efisien. Dan lemah dalam tingkat pemahaman akibat adanya gangguan membaca yang tak disadari barangkali juga salah satu faktornya.
Mungkinkah kecepatan dan pemahaman itu ditingkatkan? Betul! Dengan mengetahui metode dan teknik mengembangkan kecepatan membaca, kemudian diikuti latihan yang intendif,  plus membiasakan diri membaca dengan cepat, maka dalam beberapa minggu saja. Anda akan melihat hasilnya. Secara teoritis kecepatan membaca itu dapat ditingkatkan menjadi dua sampai tiga kali lipat dari kecepatan semula. Kecepatan membaca dengan 150 kata permenit dengan latihan intensif selama jangka waktu satu sampai dua bulan akan meningkat menjadi lebih dari 400 kata permenit.


13

2.5.    Metode Mengembangkan Kecepatan Membaca

Kecepatan membaca dan keefektifannya dapat ditingkatkan. Bukti tentang itu telah ada. Cuma barangkali yang masih dipertanyakan ialah sarana untuk meningkatkan kecepatan itu. Yang perlu diingat adalah kecepatan dan keefektifan membaca (kemampuan membaca secara umum) itu bukan merupakan kemampuan bawaan. Kemampuan membaca adalah kemampuan yang merupakan hasil latihan, yang barangkali didukung pada oleh factor-faktor bawaan tertentu. Akan tetapi, kemampuan membacanya adalah hasil dari pembiasaan dan latihan, sehingga diperoleh tahap yang tinggi keefektifannya. Kebiasaan membaca sehari-hari adalah penentu dalam latihan.
Kenyataan sehari-hari menunjukan bahwa untuk tujuan tertentu, kita perlu menggunakan kemampuan membaca cepat untuk mengambil makna bahan bacaan secara efektif dan efisien. Ambilah contoh ketika kita dihadapkan pada sebuah buku menarik disebuah toko buku, sementara waktu yang tersedia terbatas, serta kantung tidak memungkinkan membeli buku tersebut. Untuk mengetahui keseluruhan isi buku secara cepat semacam ini kita perlu teknik tertentu dalam membaca cepat. Atau misalnya bila kita menghadapi ujian sekolah. Buku dimeja menggunung, sementara waktu yang ada hanya semalam. Maka dengan terpaksa kita harus membaca buku tersebut dengan cepat.
Persoalannya sekarang ialah bagaimana cara meningkatkan kecepatan membaca yang kita miliki hingga sampai pada taraf yang efektif. Ada beberapa metode yang pernah dikembangkan untuk meningkatkan hal ini dan kita kembangkan dengan sejumlah latihan. Beberapa metode yang dianggap efektif dqalam meningkatkan kecepatan membaca adalah:
  1. Metode kosakata
  2. Metode motifasi (minat)
  3. Metode bantuan alat
  4. Metode gerak mata.

14
2.6.    Teknik Membaca Cepat

a.       Membaca Skiming

Skiming ialah “terbang pada halaman demi halaman buku”. Men-skim berarti menyapu halaman-halaman buku dengan cepat untuk menemukan sesuatu yang dicari. Dengan demikian, orang yang sedang membaca dengan teknik sikiming berarti tidak melihat kata demi kata, kalimat demi kalimat,, atau bahkan paragraph demi paragraph, tetapi menyapu halaman demi halaman secara menyeluruh. Baru bila dirasa apa yang dicarinya tertemukan, baca dengan kecepatan normal atau teliti.

Ø  Teknik membaca skiming
  1. Pertanyakan dulu, “Apa yang akan kita cari atau kita perlukan dari buku ini?”
  2. Dengan bantuan daftar isi atau kata pengantar (jika yang dibaca itu sebuah buku), carilah kemingkinan bahwa informasi yang anda  butuhkan itu ada dalam buku tersebut.
  3. Dengan penuh perhatian, coba telusuri dengan kecepatan tinggi setiap baris bacaan yan anda hadapi. Untuk jenis buku, tataran yang ditelusuri barangkali bukan baris, melainkan paragraph atau subbab.
  4. Berhentilah ketika anda merasa menemukan kalimat atau judul yang menunjuk apa yang anda cari.
  5. Bacalah dengan kecepatan normal, dan pahami denagan baik apa yang anda cari.

b.      Membaca Skaning

Sejalan dengan tujuannya, ingin mengetahui isi buku secara menyeluruh dengan cepat, membaca skaning (scanning) sangat bergantung pada waktu. Jadi, seberapa banyak waktu tersedia. Jadi, bila anda ingin memperoleh gagasan pokok bacaan (buku) secara cepat dan efisien, maka teknik skaninglah yang anda gunakan. Langkah-langkah yang bisa ditempuh adalah sebagai berikut:

  1. Lihat daftar isi dan kata pengantar secara singkat.
  2. Telaah secara singkat latar belakang penulisan buku.
  3. Baca bagian pendahuluan secara singkat.
  4. Cari dalam daftar isi bab-bab yang penting. Cari dalam halaman-halaman buku bab yang penting tersebut, kemudian baca kalimat yang penting.
  5. Baca bagian kesimpulan (jika ada).
  6. Lihat secara sekilas adakah daftar pustaka, daftar indeks, atau apandiks.

15
2.7.    Modal Membaca

Membaca adalah aktifitas yang kompleks yang melibatkan berbagai factor yang datangnya dari dalam diri pembaca dan factor luar. Selain itu, membaca juga dapat dikatakan sebagai jenis kemampuan manusia sebagai produk belajar dari lingkungan, dan bukan kemampuan yang bersifat instingtif, atau naluri yang dibawa sejak lahir. Oleh karna itu, prose yang dilakukan membaca oleh orang dewasa (dapat membaca) merupakan usaha mengolah dan menghasilkan sesuatu melalui penggunaan modal tertentu.
Dalam pengertian awam, membaca adalah proses produksi yang menghasilkan pengetahuan, pengalamna, dan sikap-sikap baru.. seperti hukum yang berlaku dalam dunia usaha, semakin besar modal seorang untuk berusaha, semakin besar pula kemingkinan hasilnya, begitu logikanya. Oleh karena itu, seperti halnya sebuah perusahaan yang menghasilkan sesuatu melalui proses mengolah, membaca juga merupakan proses mengolah, yakni mengolah bacaan. Nah, untuk mengolah inilah diperlukan modal tertentu, secara garis besar aktifitas membaca berkaitan dengan dua hal pokok, yaitu pembaca dan bahan bacaan. Sejalan denganpenyediaan modal membaca, maka yang perlu dipersiapkan juga dari da segi ini. Berikut adalah aspek-aspek yang perlu diperhatikan oleh seorang pembaca.
Untuk memperlancar proses mambaca seorang pem,baca harus memiliki modal: (1) pengetahuan dan pengalaman, (2) kemampuan berbahasa, (3) pengetahuan tentang teknik membaca, dan (4) tujuan membaca.


16
2.8.    Meningkatkan Sikap Kritis Dalam Membaca

Dalam kenyataan sehari-hari sering kita menjumpai hal-hal semacam ini. Seseorang sedang membaca buku. Buku tersebut dibacanya kata demi kata dan baris demi baris. Apa yang tertulis lalu diingatnya sebagai sebuah ingatan. Informasi yang tertulis dalam bacaan disimpan dalam ingatan, lalu ditanyakan kembali bila perlu, presis dengan apa yang dikatakan pengarangnya. Dengan kata lain, setelah selesai membaca, ia mampu menyatakan kembali secar tepat jawaban pertanyaan-pertanyaan: apa, siapa, kapan, di mana, dan bagaimana, sepeti dalam buku.
Menurutnya membaca identik  denagan mengingat. Proses membaca dipandang sebagai usaha memasukan informasi yang tertangkap  dari bacaan kedalam ingatan. Yang dimaksud denganinformasi ini tentu saja makna yang tersurat dalam bacaan atau apa yang tertulis dalam buku secara eksplisit. Pembaca tingkat ini telah merasa puas dalam membaca bila ia mampu mengingat sebanyak-banyaknya informasi yang tercetak.
Oleh karena pembaca hanya berusaha mengingat, maka dalam prosesnya dia tidak melibatkan aspek berpikir kritis. Penggalian makna hanya  hanya terbatas pada hal-hal yang secara eksplisit tertulis dalam bacaan. Pembaca hanya tahu apa yang dikatakan pengarangnya, dan tidak ada satupun aktivitas mental berpikir yang mengikutinya (reaksi pasif). Pembaca hanya memproduksikan kembali secara mentah apa yang ditulid pengarang.


17

BAB III
PENUTUP

Kesimpulan

Fiper membaaca cepat dan efektif ini akan membantu siswa atau mahasiswa meningkatkan kecepatan membaca mereka dan meningkatkan efektivitas pemahamannya. Dengan beberapa metode pengembangan kecepatan membaca, menghilangkan gangguan-gangguan dalam gerak mata, serta latihan dalam meningkatkan sikap kritis. Diharapkan siswa dan mahasiswa menjadi pembaca cepat an kritis.
            Dalam fiper ini juga mengajarkan tentang teknik dasar membaca cepat yaitu: menangkap dan mengenali kata dan memercepat gerakan mata. Selain dari pada itu mengemukakan tentang tujuan utama dalam membaca cepat, manfaat membaca cepat dan tips mebaca cepat


Saran

Dari hasil yang sudah diperoleh saya menyadari bahwa ada beberapa factor-faktor yang menghambat di dalam membaca cepat. Yaitu karna adanya faktor gangguan-gangguan suara yang keras, adanya masalah dalam diri, baik keluarga maupun masalah percintaan, ruangan yang begitu panas dan karna kurangnya dalam memahami kata-kata. Jadi saran untuk pembaca, apabila ingin mendapatkan hasil yang maksimal dalam membaca cepat haruslah dalam kondisi yang tenang dan tidak ada gangguan-gangguan yang dapat menghambat konsentrasi pikiran dalam membaca.




18

DAFTAR PUSTAKA

Nurhadi, 2008, Membaca Cepat dan Efaktif, Malang: Sinar Baru Algensindo
http://www.tempo.co.id/edunet/], Teknik Dasar Membaca Cepat.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar